Langsung ke konten utama

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Hai.. perkenalkan saya putri afina. Kali ini saya akan menceritakan tentang satu benda yang mempunyai kenangan buat saya, yaitu tas selempang berwarna pink.

Sebelum saya lanjut menceritakan tas, disini saya menceritakan tentang tas berdasarkan semiotika atau ilmu membaca tanda, Secara etimologis semiotika berasal dari kata yunani semeion yang berarti tanda. Secara tertimologis semiotika didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari sederetan objekobjek, pristiwa, seluruh kebudayaan sebagai tanda. Semiotika sebagai satu model dari ilmu pengetahuan sosial, memahami dunia sebagai satu sistem hubungan yang memiliki unit dasar dengan tanda. Maka dari itu semiotika mempelajari hakikat tentang keberadaan suatu tanda.

Semiotika terdiri atas teori tentang bagaimana tanda-tanda mempresentasikan benda, ide, keadaan, situasi, perasaan dan kondisi diluar tanda itu sendiri. Artinya tanda memiliki dua aspek yang ditangkap oleh kedua indra, yang pertama penanda yang terletak pada level ekspresi yang memiliki bentuk, Seperti suara, huruf, kata, gambar. Penanda yang kedua penanda terletak pada gagasan ketika hubungan antara tanda yang terjadi maka dalam pikiran yang melihat atau mendengar pemahaman akan muncul.

Kenapa memilih objeknya tas? Saya memilih tas ini karena menurut saya tas ini sangat mempunyai cerita saat membelinya, dibanding barang-barang yang lainnya.

Gambar tas selempang dari kedua orang tua saya

( Source : Putri Afina )

Okey.. lanjut ke tas jadi.. tas ini adalah tas selempang pertama saya yang di belikan oleh orang tua saya pada saat saya SMP.

Memang ada apa sih dengan tas ini? Tas ini mempunyai kenangan tersendiri untuk saya karena tas ini di belikan oleh orang tua saya pada saya kelas 9 SMP lebih tepatnya pada saat study tour kelulusan.

Pas SMP saya tidak punya tas untuk menaruh hp, dompet dan lain-lain. Karena perjalanan study tour semua tas ransel ditaruh di bagasi bus.

Dan akhirnya ayah dan ibu saya membelikan tas selempang itu, padahal pada saat itu perekonomian lagi menurun tetapi ayah dan ibu saya tetap membelikan tas untuk saya.

Pada saat itu saya berfikir untuk tidak ikut study tour karena perekonomian sedang menurun kebetulan pada waktu itu belum membayar staditour, tetapi orang tua saya tetap berusaha agar bisa membayarkan study tour tersebut dan membelikan tas.

Setelah dibelikan tas selempang saya berniat untuk menyimpan tas tersebut sampai kapanpun karena tas tersebut sangat berarti untuk saya, sampai sekarang pun saya masih menyimpannya.

Jadi.. seperti itulah cerita yang ada di tas tersebut, perjuangan orang tua saya yang mengusahakan agar saya bisa ikut study tour.

Terimakasih sudah membaca cerita saya maaf kalau ada kata-kata yang salah, sampai jumpa lagi..


Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Komentar